Search

Waktu

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini89
mod_vvisit_counterKemarin532
mod_vvisit_counterMinggu ini89
mod_vvisit_counterBulan ini2933
mod_vvisit_counterTotal329449
Advertisement
UN Dihapus, DKI Siapkan Standar Nilai Provinsi | Print |

UN Dihapus, DKI Siapkan Standar Nilai Provinsi

JAKARTA--Amar putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengharuskan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menghapuskan penyelenggaraan ujian nasional (UN) bagi tingkat SMP, SMA, serta tingkat sederajat, masih menjadi polemik. Sambil menunggu keputusan dari Depdiknas, Dinas Pendidikan DKI kini sedang menyiapkan standar nilai provinsi sebagai penentu standar kelulusan untuk menggantikan standar nilai UN bagi siswa SMP dan SMA DKI.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) apakah akan melakukan amar putusan MA soal penghapusan penyelenggaraan ujian nasional (UN) bagi tingkat SMP, SMA, serta tingkat sederajat atau tidak

Kendati demikian, Dinas Pendidikan DKI sedang menyiapkan standar nilai UN yang akan diberlakukan jika Depdiknas menyatakan akan menghapus UN mulai tahun 2010. “Kami berinisiatif sendiri untuk mempersiapkan standar provinsi. Sebenarnya, untuk menentukan standar nilai kelulusan, sangat sulit jika diterapkan secara lokal dan sporadic,” kata Taufik Yudi di Jakarta, Jumat (27/11).
Read more...
 
Siswa: Lumayan Stres Om.... | Print |

Ilustrasi

Ilustrasi: "Semua pihak (sekolah) terjebak dan berubah seperti halnya sebuah bimbingan belajar. Tak ada lagi suasana belajar yang kondusif bagi anak-anak itu," ujar Anita.
 
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sejauh ini sesuai rencana yang digulirkan oleh Depdiknas, yaitu Maret 2009. Siswa pun sudah dipersiapkan sejak dini dan secara intensif untuk menghadapi pelaksanaannya.

"Try out mulai intensif dilakukan, karena buat kami hal ini sifatnya untuk menggembleng kemampuan mereka, bahkan kepala sekolah sampai terjun langsung untuk meninjau persiapan mereka sampai ke kelas-kelas," ujar Humas SMA Negeri 3 Jakarta Dra Titi Nurhayati kepada Kompas.com, Kamis (26/11).

Titi menambahkan, setiap hari seusai jam pelajaran, siswa dibekali dengan pendalaman materi selama dua jam setengah. Khusus di hari Sabtu, yang biasanya dijadikan waktu untuk menjalani kegiatan ekstrakurikuler, kini sudah langsung dijatahkan hanya khusus untuk bimbingan belajar siswa.

"Dari tahun ke tahun memang selalu begitu, tetapi anak-anak yang sekarang ini tampaknya lebih serius belajarnya. Saya berharap tahun ini lebih baik lagi hasilnya," ujar Titi.
Read more...
 
Sia-sia, Ajukan Peninjauan Kembali Putusan UN | Print |
Siswa SMU Tarsisius II
Siswa SMU Tarsisius II, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengerjakan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Ujian Nasional hari pertama, Selasa (22/4). Hasil UN akan dipakai sebagai salah satu pertimbangan kelulusan siswa.

Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com
— Upaya pemerintah untuk mengajukan peninjauan kembali atau PK putusan Mahkamah Agung terkait ujian nasional dinilai hanya membuang waktu dan sia-sia. Pasalnya, pemerintah terus kalah dalam jenjang pengadilan sebelumnya.

"Saya rasa pemerintah hanya memperjuangkan harga dirinya dengan ajukan PK. Mereka merasa tertampar dengan putusan itu sampai mencoba lagi. Saya rasa sia-sia saja. Kenapa pemerintah tidak patuh saja," ungkap pengamat pendidikan dari Pusat Studi HAM Universitas Islam Indonesia (UII) Eko Prasetyo kepada Kompas.com, Kamis (26/11).

Read more...
 
Peserta UN 2010 Dicampur, Guru Bingung | Print |

Ilustrasi

Ilustrasi: Materi pelajaran untuk siswa kelas III yang akan mengikuti ujian harus selesai pada bulan Februari. Waktu yang tersisa sebelum ujian nasional dipakai untuk jam pelajaran tambahan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ujian Nasional tahun 2010 untuk siswa SMA sederajat akan berbeda dengan pelaksanaan ujian nasional sebelumnya. Selain waktunya dipercepat dari April menjadi Maret, peserta ujian nasional dalam satu ruangan merupakan peserta campuran dari sekolah lain.

Kebijakan Ujian Nasional (UN) campuran itu tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 yang ditandatangani Menteri Pendidikan Nasional saat itu, Bambang Sudibyo, pada 13 Oktober 2009. Dalam peraturan tersebut, pada Pasal 14 Ayat (2) dinyatakan, peserta ujian nasional, ”... dalam satu ruangan terdiri atas peserta ujian dari beberapa sekolah/madrasah dalam satu kecamatan dan/atau kabupaten/kota.”

Membingungkan guru

Kebijakan mencampur peserta UN itu membingungkan pihak sekolah, guru, dan siswa. Apalagi hingga saat ini kepastian soal perubahan-perubahan teknis dalam pelaksanaan UN belum juga disampaikan secara resmi ke sekolah.

Read more...
 
Ujian Nasional Jalan Terus... | Print |

 Ilustrasi

Ilustrasi: "Kami memang mengakui, dalam penyelenggaraan UN terdapat berbagai tindak kecurangan, namun kami tetap melakukan evaluasi dan perbaikan berkaitan dengan penyelenggaraan UN setiap tahunnya," kata salah satu anggota BSNP Prof. Mungin Eddy Wibowo, Rabu (25/11).

SEMARANG, KOMPAS.com — Salah satu anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof Mungin Eddy Wibowo, mengatakan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) yang melarang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tak memengaruhi penyelenggaraan UN pada 2010.

"Kami akan tetap menyelenggarakan UN pada 2010 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, dan hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan," kata Mungin, Rabu (25/11).

Menurut dia, sesuai amanat PP Nomor 19/2005 tersebut, BSNP berkewajiban untuk menyelenggarakan UN bekerja sama dengan berbagai pihak, antara lain pemerintah, pemerintah daerah, satuan pendidikan, termasuk kalangan perguruan tinggi. Penyelenggaraan UN 2010, menurut Mungin, juga didasari dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 75/2009 tentang UN tingkat SMA dan SMP, serta Permendiknas Nomor 74/2009 tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD.

Mungin mengatakan, sesuai PP Nomor 74/2009 tersebut, UN tingkat SMA, MA, dan SMK tahun ajaran 2010 akan diselenggarakan pada minggu ketiga Maret 2010 mendatang. Sementara itu, UN tingkat SMP akan diselenggarakan satu minggu setelah pelaksanaan UN tingkat SMA, MA, dan SMK.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 9 of 19