shadow

Anatomi Stress

Posted by Administrator , category GO's Tips, read 1165

Hingar bingar SNMPTN telah dimulai dan atmosfer stress menghadapi ujian tulis tersebut menyeruak dari hampir setiap tatapan mata peserta. Galau, kata anak muda zaman sekarang.

Stress itu sebenarnya baik, dia merupakan sebuah ‘early warning system’ dalam menghadapi proses alam fight or flight (bertahan atau kabur).

Stress dengan intensitas tinggi yang tak terkendali merupakan penggerak utama gangguan kesehatan diantaranya mengacaukan sistem imun (oleh sebab itu sangat mudah sakit flu saat dilanda stress), pola tidur terganggu, dan membuat irama jantung tidak teratur.

 

Ternyata perasaan ‘stress’ dalam diri kita itu merupakan kolaborasi sistem saraf dan berbagai rangkaian reaksi yang disebut Hipothalamic-Pituitary-Adrenal (HPA) axis. Hormon-hormon stress itu berputar dalam suatu siklus bolak-balik antara ketiga kelenjar tersebut.

Hipotalamus melepaskan CRH (Corticotropin Releasing Hormone) yang merangsang  kelenjar Pituitary untuk melepaskan hormon ACTH (Adrenocorticotropic Hormone). ACTH ini masuk ke sirkulasi darah menuju lokasi target yaitu kelenjar Adrenal, sehingga kelenjar adrenal melepaskan hormon kortisol dan hormon adrenalin. Adrenalin meningkatkan tekanan darah dan kecepatan denyut jantung sedangkan kortisol  berperan dalam pengubahan glikogen menjadi glukosa sebagai bahan bakar bagi otot dan pikiran. Dan akhir perjalanan ini ditutup dengan kembalinya kortisol menuju hipotalamus untuk menghentikan produksi ACTH. Maka stress kita pun berakhir. (Dicuplik dari buku Staying Young, M.C Oz, M.D and Michael F. Roizen, M.D . 2009)

 

Dan yang menjadi luar biasa adalah ternyata panitia SNMPTN mengeluarkan soal tentang stress seperti paparan diatas pada soal no.4 SNMPTN tahun 2009 kode 378 Wilayah I. Tampaknya para panitia pembuat soal SNMPTN bisa merasakan atmosfer peserta ujian.

Nah sekarang setelah mengetahui ‘sedikit’ anatomi stress, mari kita mengumpulkan langkah untuk menghadapi dan ‘menjinakkannya’.

Langkah paling sederhana adalah tarik napas, tahan agak lama dan hempuskan pelan-pelan. Biasanya akan merasa lebih baik. Penjelasan ilmiahnya, nitrogen monoksida (NO) bertindak sebagai neurotransmitter yang mempercepat pengiriman pesan pada otak yang pengaruh kerjanya sama seperti serotonin dan dopamin yang menimbulkan perasaan Don’t worry be happy.

Langkah berikutnya adalah menyusun strategi yang dipenuhi oleh motivasi membara yang dijaga dengan doa pengharapan kepadaNya.

Well, ujian tulis SNMPTN 2012 akan bergulir dalam 1 bulan dimuka, disampaikan salam perjuangan dan semoga kesuksesan bersama kalian. Aamiin.....

 

 

Risni Wulansari, S.Si

Pengajar Biologi Bandung.

08May2012